Ok sekarang gue mau bahas tentang kenapa Startup lokal ( Startup indonesia ) kurang bisa go International dan dipakai masyarakat Internasional. First of all, gue mau bilang ini cuma opini, dan bisa salah atau benar.
Sekarang kita musti tau, bahwa Startup, entah itu website, app, atau gadget, yang sifatnya internasional, yang memakai Bahasa Inggris sebagai bahasa utama websitenya, akan langsung diterima dengan bagus oleh orang Indonesia. Dan kita, orang Indonesia akan langsung beradaptasi dengan para pemakai lain yang memakai bahasa Inggris sebagai bahasanya. Kecuali, kita punya banyak teman juga yang memakai Social media tersebut jadi kita hanya berhubungan dengan teman - teman kita saja. Nah yang gue maksud dengan bahasa utama itu, ga cuma bahasa yang disediain sama website itu buat ngotak - ngatik dan menjelajahi fitur - fiturnya, Tapi juga bahasa para pemakainya.
Kenapa bahasa ? Bahasa ini penting banget kalo kita mau diakuin secara internasional. Gimana kalo dua menit setelah lu baca kalimat ini lu udah ada di Nikosia, Cyprus. Dan lu gak tau harus ngomong apa karena bahasanya adalah bahasa Yunani dan Turki. Bahasa Inggris ? Mungkin, tapi skill bahasa Inggris lu masih dasar, dan begitu juga orang disana mereka cuma berbahasa Inggris sama lo doang, dan mereka bakal pake bahsa mereka sendiri yang lu gak ngerti sama sekali. Lu bakal kayak sendirian disana.
Itu lah yang dirasain orang dari luang negeri kalo nyampe disalah satu startup Indonesia. Bangsa ini sedang dalam puncak nasionalisme digital saat ini. Maka slogan bangga jadi orang Indonesia dipakai dimana - mana. Pakai bahsa Indonesia gak salah, tapi tujuan membuat Social media adalah menjaring peengguna sebanyak - banyaknya. Setelah cukup terkenal, dan punya banyak anggota, mereka bakal disconnect dengan kita, dan mulai memakainya dengan teman - teman dekat mereka doang.
Nah initinya, kenapa startup luar bisa metereng dan sukses ? Karena bahasa dan budaya mereka, kita udah tau. Start up dari Amerika, pake bahasa Ingrris. Kita jelas bisa bahasa Inggris karena 12 tahun belajar bahasa Inggris. Startup Indonesia, pake Bahasa Indonesia, mereka gak ngerti dan Startup nya di tinggalin.
Jadi, mulailah pake bahasa Inggris kalo pengen produk dalam negeri ini dikenal secara Internasional.
Ya itulah tulisan pendek gue kalo lagi bosen dirumah haha.
@bayuzuhdi



























